Kalian semua pasti tahu bawang, yaa bumbu dapur yang satu ini senantiasa hadir dalam setiap masakan. tapi yang kita tau, ketika kita mengupas atau mengirisnya, pasti akan membuat pedih di mata, beda dengan yang satu ini.
aku selalu mengutuk hidupku, hidup yang penuh kekurangan bahkan hanya untuk sekedar makan. suatu ketika, dirumah tidak ada apa-apa yang bisa untuk dimakan, melihat hal ini ibuku pergi ke tetangga dan berniat untuk meminta bawang yang nantinya mau dijadikan sebagai bumbu nasi goreng. aku tidak tau kalau ternyata ibu masuk kerumahnya tanpa izin, saat tau hal itu sang pemilik rumah lalu menyebarkan berita ini ke tetannga yang lain, kebetulan orang yang diceritakan ini melapor balik ke ibu dan ibu menceritakannya dirumah. Ya Allah, maafkan saya yang sombong ini, saya hanya tidak terima kalau ibu saya dihina dihadapan orang lain, saai itu aku menyuruh ibu untuk mengganti bawang yang telah diambilnya. tapi sang pemilik bawang malah tidak terima dan melemparnya, aku sakit hati, bagaimana tidak, untuk membelinya saja pakai uang 2ribu, kenapa dia hanya melemparnya begitu saja. aku lepas kendali, aku memakinya saat itu juga walaupun kutahu yang kulakukan itu salah, tapi aku hanya membela ibuku. mungkin aku adalah orang miskin yang keras kepala, aku hanya tidak mau harga diri saya an ibu saya di injak-injak. semenjak kejadian itu mungkin rasa bersalah ini akan terus hadir, aku tidak pernah membencinya, aku hanya tidak bisa saja melupakan kejadian ini. aku bertekad untuk membuktikan bahwa suatu saat ibu juga akan dibutuhkan oleh orang lain, ibu tidak aakn kekurangan lagi supaya tidak ada yang menghinanya. akan kubuktikan bahwa aku bisa merubah hidupku tanpa menyusahkan orang lain. sekian
Dari orang yang berair mata hanya karena sebuah bawang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar